Tegar Yanuar Bisa Ikut Ujian, Kapolres Karawang Lunasi Tunggakan SPP

Tegar Yanuar Bisa Ikut Ujian, Kapolres Karawang Lunasi Tunggakan SPP

Friday, April 30, 2021, 2:21 AM


KabarKarawang.Net - Kepala Kepolisian Resort (Polres) Karawang, AKBP Rama Samtama Putra bantu lunasi tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)  Tega  Yanuar (17) di Sekolah Menengah Kejuruan Industri Teknologi Nasional (SMK ITENAS) di Kecamatan Pedes, Karawang.

Kapolres Karawang mengaku,    prihatin dengan kondisi ekonomi keluarga Tegar Yanuar yang ramai diberitakan media masa. Selanjutnya kata Kapolres, bisa dipastikan kepada pihak keluarga jika Tegar Yanuar harus tetap mengikuti ujian akhir sekolah (UAS).

“Saya Bantu, Insyaallah, besok bisa ikut ujian,” kata Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (29/04/2021) sore.


Hal tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Pedes, Karawang  AKP Ade Firmansyah, sebagai bukti keseriusan untuk membantu keluarga Tegar Yanuar, pihaknya langsung mengunjungi kediaman keluarga Tegar Yanuar di Dusun Pedes 1, Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, Karawang sekaligus memastikan tunggakan biaya SPP telah dilunasi oleh pimpinannya, Kapolres Karawang melalui transfer ke nomor rekening pihak SMK ITENAS.

“Dengan adanya berita tersebut, beliau mengintruksikan kepada kami untuk mengunjungi kediaman Ibu Dedeh orang tua dari Tegar. Beliau menyampaikan kepada saya untuk membantu mengkonfirmasi ke pihak sekolah dan menyampaikan pesan kepada pihak keluarga Tegar bahwa apa yang menjadi kendala dari Tegar tidak bisa mengikuti ujian, persoalannya sudah diselesaikan oleh beliau,” ungkap Ade, Jumat (30/04/2021).

Sebelumnya diketahui, Tegar tidak diijinkan untuk mengikuti Ujian UAS, bahkan tersiar kabar bahwa dirinya terancam akan di Drop Out (DO) dari sekolah tersebut lantaran tunggakan biaya SPP sebesar Rp 4.525.000 yang tak kunjung dilunasi oleh orangtuanya.

Sementara, untuk mencukupi kebutuhan ekonomi sehari-hari, Dedeh   hanya mengandalkan sebuah warung kecil yang hanya menjual jajanan anak-anak. Jika warung dalam kondisi sepi pembeli, maka Dedeh hanya berharap dari penghasilan kuli serabutan anak pertamanya di Pasar Pedes.


TerPopuler