KabarKarawang.net
KARAWANG – Dalam upaya mengatasi masalah hama tikus yang semakin meresahkan, KKN UBP Karawang 2024 di Desa Baturaden meluncurkan program inovatif dengan membangun rumah burung hantu (rubuha).
Program ini diharapkan dapat mengatasi dan mengendalikan populasi tikus yang merugikan warga Program rubuha ini melibatkan pembuatan tempat tinggal khusus bagi burung hantu diberbagai titik strategis yang dikenal sebagai tempat perkembangbiakkan tikus.
Ketua KKN Desa Baturaden, Reyza Saddam mengatakan, burung hantu dipilih karena dikenal sebagai predator alami tikus, yang dapat memangsa puluhan tikus setiap malamnya.
Pembangunan rubuha ini melibatkan partisipasi warga. Mahasiswa KKN UBP Karawang mnyediakan bahan dan panduan pembuatan rubuha, sementara warga diharapkanturut serta dalam proses pemasangan dan pemeliharaan.
Beberapa rubuha telah dipasang di area pertanian dan pemukiman yang paling parah terkena dampak hama tikusyaitu dusun Kosambi Mekar, Kosimbi Jaya, dan lainnya.
Sekretaris Desa Baturaden, Jamal menyambut baik inisiatif para mahasiswa, dia mengungkapkan harapannya agar kehadiran burung hantu dapat mengurangi kerugian yang dialami oleh petani akibat serangan tikus.
“Saya sangat mendukung program ini. Semoga dengan adanya pelatihan pembuata rubuha petaniterbantu dan berinisiatif untuk membuatnya sendiri,” katanya.
Pemerintah desa berkomitmen untuk memantau perkembangan program ini secara berkala dan akan melakukan evaluasi untuk memastikan efektivitasnya. “Kami akan terus berinovasi dalam mencari solusi terbaik untuk masalah hama tikus ini," ujar Jamal.
Dengan adanya program rubuha ini, diharapkan populasi tikus dapat ditekan secara signifikan, sehinggga kesejahteraan masyarakat dan hasil pertanian di Desa Baturaden dapat meningkat.***
