Appostrap Pemecah Gelombang Inovatif dari Ban Bekas, Kurangi Dampak Abrasi di Pantai Ciparage Karawang

Appostrap Pemecah Gelombang Inovatif dari Ban Bekas, Kurangi Dampak Abrasi di Pantai Ciparage Karawang

Monday, August 26, 2024, 2:13 AM


Kabarkarawang.net - Teknologi Appostrap, telah dipatenkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), dan sudah mulai diaplikasikan di Pantai Ciparage kabupaten karawang.

Inovasi  pemecah, peredam ombak, dan perangkap sedimentasi (Appostrap) mulai di terapkan sejak tahun 2022 di pantai Ciparage Karawang, inovasi ini telah dikembangkan oleh Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), dan terbukti. Inovasi Appostrap menjadi solusi efektif dalam menanggulangi abrasi di Pantai Ciparage, Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang.

Alat appostrap yang menggunakan ban motor bekas dan di rangkai sehingga membentuk kubus dan segitiga ini telah mampu menciptakan daratan baru yang selama ini terkikis oleh gelombang laut.

Menurut Ketua Kelompok Kerja Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (KKPMP) Desa Ciparagejaya Satrio Firdauzi Rojak, alat ini mengalami modifikasi yang signifikan menjadi bentuk kubus dan segitiga untuk meningkatkan efektivitasnya dalam menangkap sedimentasi.

"Appostrap ini kami patenkan dan aplikasikan pertama kali di sini. Dengan modifikasi berbentuk segitiga, alat ini lebih efektif dalam meredam gelombang dan menangkap sedimentasi. Hasilnya, sekarang kita sudah melihat terbentuknya daratan baru. Program ini akan terus dilanjutkan hingga mencakup area 800 meter dalam tiga tahun ke depan," ungkap Satrio saat ditemui di Pantai Ciparage pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Bukti nyata Keberhasilan inovasi appostarp ini tidak lepas dari kolaborasi antara Pertamina PHE ONWJ dan para ahli kelautan dari Surabaya, yang melakukan penelitian untuk memastikan kekuatan dan efektivitas Appostrap di berbagai kondisi gelombang laut.

Iman Teguh, selaku Penanggung Jawab Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHE ONWJ, menyatakan bahwa hasil penelitian tersebut memberikan keyakinan bahwa alat ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat pesisir, terutama di wilayah ciparage jaya karawang.

"Kami terus melakukan modifikasi dan penelitian untuk meningkatkan kekuatan Appostrap. Dengan hasil yang ada saat ini, kami optimis alat ini dapat memberikan dampak positif yang besar, terutama dalam memperluas daratan dan mengurangi risiko abrasi yang mengancam pemukiman warga," jelas Iman.

Kesuksesan Appostrap di Pantai Ciparage telah mendorong PHE ONWJ untuk memperluas penerapan teknologi ini ke lokasi-lokasi lain, seperti Pantai Pasir Putih di Kabupaten Karawang, serta beberapa wilayah di Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu.

Di setiap lokasi, Appostrap menunjukkan hasil yang konsisten dalam mengurangi abrasi dan meningkatkan sedimentasi.

PHE ONWJ bersama masyarakat berharap agar program ini terus dikembangkan dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Karena Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi yang tepat guna dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Ibu)

TerPopuler